Istri
oleh Agam Wispi
rambutku sudah putih semua !
katanya membuka kerudung
tentu bukan ucapan cinta mesra
tapi benci dan marah berselimut mendung
rambutku juga putih semua…..
kataku sabar mengusap kepala tak bertopi
bukan mesra hanya solidaritas sesama tua
saling –asing jurang menganga antara kami
dan perceraianpun tak terelakkan
tigapuluh tahun kemudian,di suatu pertemuan
dalam hati kami terbersit suatu senyuman
masing-masing kami dapat hadiah perpisahan : kemerdekaan !
Jakarta, 21-8-1996


0 Comments:
Post a Comment
<< Home