Thursday, March 03, 2005

SOLITUDE

oleh Umbu Landu Paranggi

dalam tangan sunyi
jam dinding masih bermimpi
di luar siang menguap jadi malam
tiba-tiba musim mengeristal rindu dendam

dalam detik-detik, dalam genggaman usia
mengombak suaramu jauh bergema
menggigilkan jemari, hati pada kenangan
bayang-bayang mengusut jejakmu, mendera kekinian

seberkas cahaya dari menara waktu
menembus lapisan untung malang nasibku
di laut tiba-tiba angin, lalu gerimis berderai
dalam gaung kumandang bait demi bait puisi


Antologi Puisi Penyair Yogya,1977

0 Comments:

Post a Comment

<< Home